Beberapa waktu menjelang berakhirnya tahun 2014, NVSC group di BBM ramai mendiskusikan resolusi pribadi untuk tahun
2015. Saya juga ikut nimbrung. Yang muncul sebagai resolusi adalah…. mendapatkan scholarship untuk study S3, 1 artikel
terpublikasi di jurnal akademik Indonesia, sukses menamatkan study sarjana
setelah tertunda beberapa tahun, menyelesaikan tesis, dan lainnya.
Terus terang ini untuk pertama kalinya saya terpikir untuk
secara serius membuat resolusi. Sebelumnya saya lebih senang mengamati
bagaimana orang lain ber-resolusi ria. Tapi tentu, selalu saya masuk tahun baru
dengan harapan-harapan baru yang saya sampaikan kepada Tuhan dalam doa, dan
biasanya itu simple. Kali ini, saya ingin mengawali tahun ini dengan cara yang
sedikit berbeda yaitu merencanakan jalan-jalan saya ke depan dengan sedikit
lebih smart atau lebih modern lah!
Terlalu banyak yang ingin dilakukan dan ingin dicapai di
tahun baru ini. Keingingan-keinginan itu bisa bikin bingung dan tidak jarang
pusing tujuh keliling. Bisa jadi saya hanya punya impian yang muluk-muluk.
Berpikir smart membantu saya untuk
menterjemahkan sekian banyak keinginan yang ada menjadi tujuan-tujuan hidup dan
kerja saya di tahun ini dengn lebih rasional. Saya jadi ingat pikirannya Peter
Drucker tentang kriteria SMART dalam menentukan satu objectives. Specific,
Measurable, Achievable, Realistic dan Targeted! Hmmmm…. Setidaknya di hari
pertama tahun baru ini saya bersyukur punya ruang dan waktu untuk berbicara
dengan diri saya sendiri tentang harapan-harapan baru... tentang sekelumit
komitmen hidup yang telah lama dimiliki dan kini hanya perlu diperkuat.
Tahun ini mestilah berbeda dari tahun-tahun lalu.. Di tahun
ini saya harus menjadi ibu yang lebih baik bagi buah hati, hidup harus lebih
sehat lahir batin. Tahun ini harus menjadi tahun yang produktif untuk
karya-karya pendokumentasian pengalaman kerja, pengembangan knowledge dan pengelolaan
intuisi. Tahun ini pun harus penuh dengan proses penajaman sensitifitas dan
daya kritis sosial politik.
Hal-hal ini tentu masih sangat abstrak. Tetapi di dalam yang
abstrak itu tersimpan inspirasi-inspirasi sederhana namun hebat untuk
perwujudan resolusi 2015 yang saya punyai. Tinggal dituangkan dalam sebuah
logframe dan kemudian bergerak di dalamnya.
Bagaimana dengan anda? Mari bergerak meraih rahmat-rahmat
Tuhan yang telah disediakan bagi kita di
tahun ini. Mari berjuang untuk kehidupan yang lebih baik dari perempuan maupun
komunitas yang lebih luas.
Selamat menggores cerita-cerita inspiratif di tahun 2015.
Sudut Kota Ambon, hari pertama 2015